KATA PENGANTAR
Asslamualikum Wr.Wb
Puji dan sukur penulis ucapkan kehadirat
Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya
sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul “Gravitasi Universal meliputi sistem dua
benda langit, Pengaruh gravitasi terhadap bentuk bumi , Pasang surut dan orbit
planet ”.Dalam pembuatan makalah ini
mulai dari perancangan , pencarian bahan , sampai penulisan , penulis mendapat
bantuan , saran , petunjuk , dan bimbingan dari banyak pihak secara langsung
maupun tidak langsung . Oleh karena itu , penulis mengucapkan terimakasih
Kepada bapak Syuhendri,S.Pd.,M.pd selaku dosen mata kulih Ilmu Pengetahuan Bumi
Antariksa .
Penulis menyadari bahwa makalah ini
memiliki banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan oleh karena itu , penulis
mengaharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk perbaikan di masa yang akan
datang , dan penulis juga berharap agar makalah ini dapat bermanfaan bagi
pembaca . Akhir kata saya ucapkan
Wassalamualikum
Wr.Wb
Palembang , 29 Agustus 2015
Penulis
BAB
I
PENDAHULUAN
Allah
menciptakan alam semesta ini dalam keadaan yang teratur dan rapi. Keteraturan
gerakan bintang termasuk matahari, planet, satelit, komet, dan benda langit
lainnya menyebabkan gerakan benda-benda tersebut dapat dipelajari dengan
seksama. Dengan memahami gerakan benda-benda langit tersebut, manusia dapat
memperkirakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa depan dengan akurat.
Kapan terjadi matahari terbenam, kapan terjadi bulan purnama, kapan terjadi
gerhana matahari dapat dihitung dengan ketelitian tinggi.
Dalam surat Al-Baqarah ayat 30-34 menunjukkan bahwa salah satu potensi yang dimiliki manusia adalah berpengetahuan tentang benda-benda dialam semesta. Eksistensi benda-benda dibumi dan dilangit memiliki daya tarik bagi manusia. Daya tarik itu bervariasi, ada yang menimbulkan rasa takut dan kagum, ada juga yang menimbulkan rasa ingin tahu untuk mengkaji dan menggali lebih jauh tentang hukum alam (Sunatullah)
Untuk memudahkan pemahaman terhadap posisi benda-benda langit, diperkenalkan beberapa system koordinat. Setiap system koordinat memiliki koordinat masing-masing. Posisi benda langit seperti matahari dapat dinyatakan dalam system koordinat tertentu. Selanjutnya nilai dapat diubah kedalam system koordinat yang lain melalui suatu transformasi koordinat. Di dalam makalah ini akan dibahas mengenai antariksa, sejarah terjadinya alam semesta, system tata surya, benda luar angkasa diantaranya planet, bintang, komet, galaksi .
Dalam surat Al-Baqarah ayat 30-34 menunjukkan bahwa salah satu potensi yang dimiliki manusia adalah berpengetahuan tentang benda-benda dialam semesta. Eksistensi benda-benda dibumi dan dilangit memiliki daya tarik bagi manusia. Daya tarik itu bervariasi, ada yang menimbulkan rasa takut dan kagum, ada juga yang menimbulkan rasa ingin tahu untuk mengkaji dan menggali lebih jauh tentang hukum alam (Sunatullah)
Untuk memudahkan pemahaman terhadap posisi benda-benda langit, diperkenalkan beberapa system koordinat. Setiap system koordinat memiliki koordinat masing-masing. Posisi benda langit seperti matahari dapat dinyatakan dalam system koordinat tertentu. Selanjutnya nilai dapat diubah kedalam system koordinat yang lain melalui suatu transformasi koordinat. Di dalam makalah ini akan dibahas mengenai antariksa, sejarah terjadinya alam semesta, system tata surya, benda luar angkasa diantaranya planet, bintang, komet, galaksi .
Antariksa adalah sebuah kumpulan dari segala Galaksi,dan
semua itu berkumpul dalam satu kesatuan contohnya yaitu antariksa,luas
antariksa tidak bisa di perkirakan karena sangatlah luas, kita tidak tahu,tapi
teknologi semakin lama semakin canggih,dan mungkin suatu saat nanti kita akan
bisa menemukan planet yang memiliki kehidupan juga. Seperti yang sudah di
temukan oleh para ilmuan zaman sekarang yang mengatakan bahwa ada planet yang
mirip dengan bumi dan planet itu mempunyai kadar air yang pas juga untuk
manusia, siapa tahu kita akan dipindahkan kesana ? Kesimpulannya adalah :
antariksa adalah tempat yang sangat asing bagi manusia,tapi manusia terkadang
heran mengapa banyak terjadi moment yang tidak bisa diduga oleh manusia itu
terjadi di antariksa,dan mengapa semua itu bisa terjadi ? apa yang
menyebabkannya ? itu semua masih menjadi Tanda Tanya Besar.
Definisi Antariksa adalah angkasa luar atau dalam bahasa Inggrisnya Outer space yang merupakan ruangan jauh dari bumi (di luar lapisan atmosfer bumi) bebas dari pengaruh gravitasi. Bagian dari alam semesta yang digambarkan sebagai ruang hampa udara.
Terdapat benda-benda langit lainnya seperti meteor, meteoroid, dan asteroid, serta banyak kejadian alam berlangsung dalam ruangan ini.
Definisi Antariksa adalah angkasa luar atau dalam bahasa Inggrisnya Outer space yang merupakan ruangan jauh dari bumi (di luar lapisan atmosfer bumi) bebas dari pengaruh gravitasi. Bagian dari alam semesta yang digambarkan sebagai ruang hampa udara.
Terdapat benda-benda langit lainnya seperti meteor, meteoroid, dan asteroid, serta banyak kejadian alam berlangsung dalam ruangan ini.
Dalam Tata Surya, terdapat delapan planet
besar, semuanya berevolusi mengelilingi satu bintang yang bernama matahari. Matahari
terletak di pusat Tata Surya. Delapan planet ini, yang merupakan bagian dari
Solar system (Tata Surya), saling berevolusi mengelilingi matahari dalam sebuah
keteraturan. Nama-nama planet dari yang terdekat dengan matahari: Merkurius,
Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus,. Jadi, bumi kita adalah
planet ke-tiga dari matahari. Benda Lain Dalam Tata Surya :
asteroid, bintang, komet, meteor,dan galaksi.
Rumusan Masalah
1. Bagaimankah perkembangan ilmu pengetahuan
bumi dan antariksa?
2. Bagaimankah perkembangan ilmu pengetahuan
bumi dan antariksa
3. Bagaimana tafsiran newton terhadap hukum
kepler?
Tujuan
1. Untuk mengetahui Bagaimankah perkembangan
ilmu pengetahuan bumi dan antariksa
2. Untuk mengetahui Bagaimankah perkembangan
ilmu pengetahuan bumi dan antariksa
3. Untuk mengetahui Bagaimana tafsiran newton
terhadap hukum kepler
Daftar Isi
1.
Perkembangan
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
1.1.Pengertian astronomi dan keterkaitannya dengan sains
islam.
1.2.Perkembangan dan periode geosentris
1.3.Pencetus dan pendukung geosentris
1.4.Perkembangan
pada periode heliosentris
2. Hukum
kepler
2.1.Hukum kepler 1
2.2.Hukum kepler 2
2.3.Hukum kepler 3
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Perkembangan
Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
1.
Pengertian astronomi dan keterkaitannya dengan sains
islam.
Sebelum lebih jauh
membahas perkembangan ilmu astronomi, terlebih dahulu kita berbicara tentang
siapa penemu ilmu ini, Memang jarang kita temukan literatur yang tercoret di
dalamnya siapa yang pertama kali melakukan pengamatan terhadap benda-benda
langit. Dalam kitab al-Khulasah al-Wafiyah oleh Zubaer Umar Jailani, rektor
pertama IAIN Walisongo Semarang dijelaskan bahwa ilmu ini pertama kali
ditemukan oleh seorang yang benar I’tiqadnya, yang membawa misi monoteisme akan
eksistensi dzat yang yang menciptakan alam semesta ini (tuhan semesta alam), ia
adalah Nabi Idris AS. Jejak astronomi tertua
ditemukan dalam peradaban bangsa Sumeria dan Babilonia yang tinggal di
Mesopotamia (3500-3000 SM). Abngsa Sumeria hanya menerapkan bentuk-bentuk dasar
astronomi. Pembagian waktu lingkaran menjadi 360 derajat berasal dari bangsa
Sumeria.
Orang sumeria juga sudah
mengetahui gambaran konstelasi bintang sejak 3500 SM. Mereka menggambar
pola-pola rasi bintang pada segel, vas, dan papan permainan. Nama rasi Aquarius
yang kita kenal berasal dari bangsa Sumeria. Astronomi juga sudah dikenal
masyarakat India kuno. Sekitar tahun 500 SM, Aryabhata melahirkan sistem
matematika yang menempatkan bumi berputar pada porosnya. Aryabhata membuat
perkiraan mengenai lingkaran dan diameter bumi. Brahmagupta (598-668) juga
menulis teks astronomi yang berjudul Brahmasphutasiddhanta pada 628. Dia
astronom yang memecahkan masalah-masalah astronomi.
2.
Perkembangan geosentris