Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label MK. IPBA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MK. IPBA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2015

Perkembangan IPBA , Gravitasi Universal, HK. Keppler , Gravitasi newton, Dan tafsiran Newton terhadap hukum kepller



KATA PENGANTAR

Asslamualikum Wr.Wb
     Puji dan sukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT  yang  telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul  “Gravitasi Universal meliputi sistem dua benda langit, Pengaruh gravitasi terhadap bentuk bumi , Pasang surut dan orbit planet ”.Dalam  pembuatan makalah ini mulai dari perancangan , pencarian bahan , sampai penulisan , penulis mendapat bantuan , saran , petunjuk , dan bimbingan dari banyak pihak secara langsung maupun tidak langsung . Oleh karena itu , penulis mengucapkan terimakasih Kepada bapak Syuhendri,S.Pd.,M.pd selaku dosen mata kulih Ilmu Pengetahuan Bumi Antariksa .
     Penulis menyadari bahwa makalah ini memiliki banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan oleh karena itu , penulis mengaharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk perbaikan di masa yang akan datang , dan penulis juga berharap agar makalah ini dapat bermanfaan bagi pembaca . Akhir kata saya ucapkan
Wassalamualikum Wr.Wb
Palembang , 29 Agustus 2015


Penulis






BAB I
PENDAHULUAN

       Allah menciptakan alam semesta ini dalam keadaan yang teratur dan rapi. Keteraturan gerakan bintang termasuk matahari, planet, satelit, komet, dan benda langit lainnya menyebabkan gerakan benda-benda tersebut dapat dipelajari dengan seksama. Dengan memahami gerakan benda-benda langit tersebut, manusia dapat memperkirakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa depan dengan akurat. Kapan terjadi matahari terbenam, kapan terjadi bulan purnama, kapan terjadi gerhana matahari dapat dihitung dengan ketelitian tinggi.
Dalam surat Al-Baqarah ayat 30-34 menunjukkan bahwa salah satu potensi yang dimiliki manusia adalah berpengetahuan tentang benda-benda dialam semesta. Eksistensi benda-benda dibumi dan dilangit memiliki daya tarik bagi manusia. Daya tarik itu bervariasi, ada yang menimbulkan rasa takut dan kagum, ada juga yang menimbulkan rasa ingin tahu untuk mengkaji dan menggali lebih jauh tentang hukum alam (Sunatullah)
Untuk memudahkan pemahaman terhadap posisi benda-benda langit, diperkenalkan beberapa system koordinat. Setiap system koordinat memiliki koordinat masing-masing. Posisi benda langit seperti matahari dapat dinyatakan dalam system koordinat tertentu. Selanjutnya nilai dapat diubah kedalam system koordinat yang lain melalui suatu transformasi koordinat. Di dalam makalah ini akan dibahas mengenai antariksa, sejarah terjadinya alam semesta, system tata surya, benda luar angkasa diantaranya planet, bintang, komet, galaksi .
Antariksa adalah sebuah kumpulan dari segala Galaksi,dan semua itu berkumpul dalam satu kesatuan contohnya yaitu antariksa,luas antariksa tidak bisa di perkirakan karena sangatlah luas, kita tidak tahu,tapi teknologi semakin lama semakin canggih,dan mungkin suatu saat nanti kita akan bisa menemukan planet yang memiliki kehidupan juga. Seperti yang sudah di temukan oleh para ilmuan zaman sekarang yang mengatakan bahwa ada planet yang mirip dengan bumi dan planet itu mempunyai kadar air yang pas juga untuk manusia, siapa tahu kita akan dipindahkan kesana ? Kesimpulannya adalah : antariksa adalah tempat yang sangat asing bagi manusia,tapi manusia terkadang heran mengapa banyak terjadi moment yang tidak bisa diduga oleh manusia itu terjadi di antariksa,dan mengapa semua itu bisa terjadi ? apa yang menyebabkannya ? itu semua masih menjadi Tanda Tanya Besar.
Definisi Antariksa adalah angkasa luar atau dalam bahasa Inggrisnya Outer space yang merupakan ruangan jauh dari bumi (di luar lapisan atmosfer bumi) bebas dari pengaruh gravitasi. Bagian dari alam semesta yang digambarkan sebagai ruang hampa udara.
Terdapat benda-benda langit lainnya seperti meteor, meteoroid, dan asteroid, serta banyak kejadian alam berlangsung dalam ruangan ini.


          Dalam Tata Surya, terdapat delapan planet besar, semuanya berevolusi mengelilingi satu bintang yang bernama matahari. Matahari terletak di pusat Tata Surya. Delapan planet ini, yang merupakan bagian dari Solar system (Tata Surya), saling berevolusi mengelilingi matahari dalam sebuah keteraturan. Nama-nama planet dari yang terdekat dengan matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus,. Jadi, bumi kita adalah planet ke-tiga dari matahari. Benda Lain Dalam Tata Surya : asteroid, bintang, komet, meteor,dan galaksi.























          Rumusan Masalah
1.    Bagaimankah perkembangan ilmu pengetahuan bumi dan antariksa?
2.    Bagaimankah perkembangan ilmu pengetahuan bumi dan antariksa
3.    Bagaimana tafsiran newton terhadap hukum kepler?

Tujuan

1.    Untuk mengetahui Bagaimankah perkembangan ilmu pengetahuan bumi dan antariksa
2.    Untuk mengetahui Bagaimankah perkembangan ilmu pengetahuan bumi dan antariksa
3.    Untuk mengetahui Bagaimana tafsiran newton terhadap hukum kepler

Daftar Isi

1.     Perkembangan Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
1.1.Pengertian astronomi dan keterkaitannya dengan sains islam.
1.2.Perkembangan dan periode geosentris
1.3.Pencetus dan pendukung geosentris
1.4.Perkembangan pada periode heliosentris
2.      Hukum kepler
2.1.Hukum  kepler 1
2.2.Hukum kepler 2
2.3.Hukum kepler 3
BAB II
PEMBAHASAN

A.   Perkembangan Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa
   1.      Pengertian astronomi dan keterkaitannya dengan sains islam.


Sebelum lebih jauh membahas perkembangan ilmu astronomi, terlebih dahulu kita berbicara tentang siapa penemu ilmu ini, Memang jarang kita temukan literatur yang tercoret di dalamnya siapa yang pertama kali melakukan pengamatan terhadap benda-benda langit. Dalam kitab al-Khulasah al-Wafiyah oleh Zubaer Umar Jailani, rektor pertama IAIN Walisongo Semarang dijelaskan bahwa ilmu ini pertama kali ditemukan oleh seorang yang benar I’tiqadnya, yang membawa misi monoteisme akan eksistensi dzat yang yang menciptakan alam semesta ini (tuhan semesta alam), ia adalah Nabi Idris AS. Jejak astronomi tertua ditemukan dalam peradaban bangsa Sumeria dan Babilonia yang tinggal di Mesopotamia (3500-3000 SM). Abngsa Sumeria hanya menerapkan bentuk-bentuk dasar astronomi. Pembagian waktu lingkaran menjadi 360 derajat berasal dari bangsa Sumeria.

Orang sumeria juga sudah mengetahui gambaran konstelasi bintang sejak 3500 SM. Mereka menggambar pola-pola rasi bintang pada segel, vas, dan papan permainan. Nama rasi Aquarius yang kita kenal berasal dari bangsa Sumeria. Astronomi juga sudah dikenal masyarakat India kuno. Sekitar tahun 500 SM, Aryabhata melahirkan sistem matematika yang menempatkan bumi berputar pada porosnya. Aryabhata membuat perkiraan mengenai lingkaran dan diameter bumi. Brahmagupta (598-668) juga menulis teks astronomi yang berjudul Brahmasphutasiddhanta pada 628. Dia astronom yang memecahkan masalah-masalah astronomi.

   2.      Perkembangan geosentris